<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10300">
 <titleInfo>
  <title>POLA KOMUNIKASI DALAM PENYULUHAN PERTANIAN&#13;
(Studi Kasus Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AYU MADURETNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DR ASTRI DWI ANDRIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">UNPI CANJUR</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>104 HLM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Penelitian ini mengeksplorasi pola komunikasi yang digunakan dalam layanan penyuluhan pertanian di Desa Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Indonesia. Dengan sektor pertanian yang menghadapi tantangan seperti alih fungsi lahan dan rendahnya literasi petani, komunikasi yang efektif menjadi kunci untuk memastikan transfer pengetahuan dan adopsi teknologi. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dua pola komunikasi utama: komunikasi satu arah yang sering digunakan dalam kegiatan formal, dan komunikasi dua arah yang diterapkan dalam diskusi kelompok interaktif. Pola komunikasi dua arah terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan adopsi inovasi oleh petani. Hambatan yang teridentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur, norma budaya, serta faktor psikologis seperti keengganan petani untuk bertanya. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi komunikasi adaptif, termasuk penggunaan media visual, pendekatan sensitif budaya, dan peningkatan infrastruktur, untuk menjembatani kesenjangan antara penyuluh dan petani. Temuan ini memiliki implikasi praktis dalam merancang program penyuluhan pertanian yang inklusif untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci: penyuluhan pertanian, pola komunikasi, adopsi petani, hambatan infrastruktur, pertanian berkelanjutan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>000</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Putra Indonesia Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>000 AYU p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">178100011S</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (SF.1)</sublocation>
    <shelfLocator>000 AYU p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10300</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 09:57:05</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 09:58:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>